• (021)5523507, 5512948, 5513709
  • rsu@rsu.tangerangkab.go.id

Thalasemia

Thalasemia

Pusat Thalasemia Tangerang adalah Pusat Thalasemia yang didirikan di Tangerang, berkedudukan di RSU Tangerang dan diresmikan oleh bapak Bupati Tangerang pada Tanggal 27 Agustus 2008. Ditempat ini pasien Thalasemia mendapat layanan pemeriksaan, transfuse darah, kelasi besi dan konseling.

Bekerja sama dengan berbagai pihak lain, Pusat Thalasemia Tangerang mengagendakan berbagai kegiatan antara lain: penyuluhan, seminar, skrining Thalasemia dan donor darah.

Klinik Thallasemia : Selasa & Kamis

Ruang perawatan Thalasemia
Melayani pasien anak dan dewasa baik poliklinik maupun rawat inap Kelas III dengan 8 TT , Fasilitas yang tersedia AC, Kamar mandi.

 

  • Pengertian
    Thalasemia adalah suatu penyakit kelainan darah yang diturunkan oleh kedua orang tuanya, ditandai dengan gangguan pembentukan hemoglobin,sel darah merah mereka dihancurkan lebih cepat sehingga mereka mengalami anemia.
  • Macam penyakit Thalasemia
    Ada dua jenis :
    1. Thalasemia Minor/Trait/Pembawa: yaitu orang yang tampak sehat tetapi dapat meneruskan thalasemia mayor kepada anak-anak mereka.
    2. Thalasemia Mayor: yaitu penderita Thalasemia yang menunjukan tanda dan gejala Thalasemia yang nyata dan memerlukan transfuse darah secara berkala selama hidupnya.
  • ciri-ciri Thalasemia
    Pasien Thalasemia mengalami anemia yang ditandai dengan pucat, lemah, letih, lesu, lelah yang lama kelamaanm akan mengalami perubahan dalam tubuhnya seperti : perut membuncit karena pembesaran hati dan limpa, perubahan wajah yang khas ( Wajah Cooley ), kulit lama kelaman menjadi hitam karena timbunan zat besi, tulang menjadi rapuh dan gangguan berbagai organ tubuh termasuk hati, jantung dan kelenjar-kelenjar endokrin (misalnya kelenjar yang berperan pada: pertumbuhan, pubertas, terjadinya kencing manis/diabetes mellitus).
  • Bagaimana Thalasemia ditularkan ?
    Thalasemia tidak menular dan tidak ditularkan, tetapi diturunkan oleh orang tua kepada anak-anaknya.
  • Mengobati Thalasemia ?
    Sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan Thalasemia.Untuk mengatasi anemia penderita Thalasemia mayor memerlukan transfuse darah secara teratur setiap bulannya. Sampai saat ini masih terus dilakukan penelitian untuk menemukan cara - cara menyembuhkan Thalasemia.
  • Apa yang harus diperhatikan pada pasien yang mendapat transfuse?
    Sebelum dilakukan transfuse darah, terlebuih dahulu dilakukan pemeriksaan darah pasien dan darah donor untuk melihat kecocokannya.Selain itu dilakukan uji tapis di PMI untuk menyaring beberapa penyakit menular yang dapat ditularkan melalui darah agar tidak masuk ketubuh pasien ( antara lain hepatitis B, Hepatitis C dan HIV ). Namun demikian pada setiap proses transfuse darah petugas kesehatan akan memonitor kemungkinan terjadi reaksi transfuse ( misalnya demam, urtikaria/giduan/kaligata, syok ) dan penularan penyakit menular diatas.Selain itu harus dipantau pula timbunan zat besi yang terjadi pada tubuh pasien sebagai akibat transfuse maupun sebagai akibat penghacuran sel darah merah secara berlebihan.
  • Apa akibatnya bila tubuh kelebihan zat besi ?
    Timbunan zat besi yang berlebihan pada pasien Thalasemia akan ditimbun dalam berbagai organ vital tubuh seperti jantung, hati, paru-paru, kelenjar, dll sehingga mempengaruhi fungsi organ tersebut .Penimbunan zat besi pada kelenjar endokrin antara lain menyebabkan gangguan pertumbuhan, kelambatan pubertas/akil balig, menyebabkan penyakit kencing manis,dll.Sebagian besar kematian pada pasien Thalasemia diakibatkan karena gangguan fungsi jantung akibat penimbunan zat besi diorgan tersebut.
  • Bagaimana mengatasi kelebihan zat besi ?
    Dokter akan memeriksa kadar zat besi dalam tubuh dan bila diperlukan akan diberikan obat kelasi besi untuk membuang kelebihan zat besi dalam tubuh.Obat kelasi besi Desferal diberikan dalam bentuk suntikan dibawah kulit selama 8 jam melalui pompa mini, diberikan selama 5 hari dalam seminggu.Selain itu ada obat kelasi besi dalam bentuk tablet yaitu Feriprox dan Exjade.
  • Bagaimana mencegah penyakit Thalasemia ?
    Penyakit Thalasemia dapat dicegah dengan menghindari kalahiran bayi dengan Thalasemia Mayor yang akan menjadi beban bagi keluarga, masyarakat dan Negara.salah satu caranya adalah dengan menghindari pernikahan antara sesame pembawa sifat Thalasemia/thalasemia trait/Thalasemia minor atau dengan memeriksa cairan amnion ibu yang hamil beberapa minggu dari pasangan pembawa sifat thalasemia
  • Bagaimana supaya kita dapat mengetahui apakah menjadi pembawa sifat Thalasemia?
    Dokter akan memeriksa dengan seksama menyangkut riwayat penyakit ( a. l penyakit serupa dalam keluarga, usia mulai pertama kali terlihat pucat ), pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium.Pemeriksaan awal yasng biasa dilakukan adalah darah lengkap/nilai eritrosit/RDW, Feritin, Analisa Hb dan bila diperlukan Analisa DNA.
  • Dimanakah pasien Thalasemia dapat diobati?
    Transfusi darah dan pemberian obat kelasi besi dapat dilakukan disetiap rumah sakit yang mempunyai fasilitas tersebut.

 

TYPE / KELAS RS

"Pada Tahun 2013 RSU Kab. Tangerang menjadi RSU Type B PENDIDIKAN" Selengkapnya...

Terbaru

Ruang Tunggu Pasien
Berada digedung IGD lama Selengkapnya...

Website Support Mobile
Kami Fasilitasi Website Support Mobile Agar memudahkan pasien untuk mendapatkan informasi Selengkapnya...

Aplikasi SIMRS
Aplikasi yang mencakup semua unit di RSU Kab. Tangerang Selengkapnya...

Kontak Kami

RSU Kabupaten Tangerang
Jl. A. Yani N0.9 Tangerang
Indonesia
Phone : (021) 5523507, 5512948, 5513709
Fax : (021) 5527104
PO. BOX : 635TNG 15111 TANGERANG
Email : rsu@rsu.tangerangkab.go.id

© SIMRS 2015
rsukabtng